Minggu, 30 November 2014

8 Tips to Survive A Zombie Apocalypse

Ini serius. Peringatan ini serius, postingan ini nggak penting, kecuali lo percaya pada eksistensi zombie di masa mendatang. Jadi setelah beberapa hari ngestalk video dengan judul, “How to survive a zombie apocalypse...” gue mendapat beberapa kesimpulan tentang, bagaimana cara lo menyelamatkan diri ketika sekumpulan zombie menyerang. (Mungkin beberapa dari elo lagi bersiap-siap untuk komentar, what a freak I am)


But it’s good to be prepare, right?

Ini bukan masalah gagal move on, atau sedang berlangsungnya pencarian jati diri gue. Enggak ini nggak ada hubungannya, beneran deh urusan zombie ini simply karena gue percaya pada keberadaan zombie setelah nonton World War Z. Dan sampai detik ini gue masih menduga-duga kapan gue akan bangun dari tidur lalu menemukan mayat yang berkeliaran di sekitaran rumah. Lalu gue akan menjadi survivor kayak di film-film.

Gue juga bahkan membuat beberapa simulasi kejadian jika wabah zombie akhirnya terjadi. Maksudnya simulasi ketika gue ngelawan zombie dengan kerennya, lalu berakhir menjadi sekian dari puluhan orang di dunia yang selamat.

Pertama-tama (buat lo yang melanjutkan untuk membaca ini), ada baiknya kalian ikut tes ini. Ini tes untuk menilai apakah lo akan menjadi survivor ketika wabah zombie menyerang. Kemudian gue akan membagikan tips penyelamatan diri hasil kompilasi dari website-website yang udah gue baca. Anyway, check this out... http://www.nerdtests.com/mq/uttake.php?id=58400

Kalau hasilnya jelek, ada baiknya lo kembali membaca lanjutan dari postingan ini. Sebetulnya ada beberapa hal yang seru dan gue suka. Ada hubungannya dengan perasaan aman yang selalu gue cari selama ini.  Maksudnya, bagaimana lo tetap mempertahankan diri lo agar aman di tengah kepungan zombie-zombie yang bernapsu untuk ngunyah daging lo. Here we go...

Siapkan Kotak Ajaib (Dari Sekarang)

Dimana kotak itu harus berisi hal-hal berikut ini: korek api, perlengkapan p3k (yang simpel di bawa), pisau lipat, botol minum kecil yang ringkas, senter (atau apapun yang bisa menyala dalam kegelapan), snack semacam beng-beng untuk lo ngemil ketika super lapar dan dalam keadaan terdesak (we never know, rite?), saputangan besar (buat ikat kepala lo biar keren-kerenan kayak di film).

Btw, atau untuk lebih lengkapnya lo bisa cek video ini. https://www.youtube.com/watch?v=RaYPv5sH7jY Iya deh, gue emang terinspirasi dari video itu, tapi serius deh. Kalo lo bisa menyiapkan semuanya, then you’re 30% ready to face zombie apocalypse.

Mobil Anti Zombie

Ini...

Ini ide paling keren yang pernah gue ketemu di youtube. Jadi, mobil paling ideal untuk lo jadikan sebagai mobil untuk melakukan perjalanan dalam mengakhiri wabah zombie adalah four wheels car (menurut youtube), tapi kalo di sini, gue anggap mobil sejuta umat yang sering berkeliaran di jalan raya Jakarta. Iya, semacam mobil avanz* atau p*jero. Tapi karena jenis kedua kemahalan, yaudahlah tipe yang pertama aja. Di jalanan banyak. Kalo bisa cari mobil dengan bahan bakar solar, karena... 1. Bahan bakarnya irit. 2. Elo nggak bisa terlalu sering ngisi bensin. Karena tentu saja ketika lo keluar dari mobil, you’ll never know what’s behind you. 3. Solar harganya lebih murah dibanding premium. Please... BBM udah naik.

Mobil ini juga muat 8 orang. Jadi kalo mau menyelamatkan seluruh anggota keluarga. Bisa didesak-desak dikit lah supaya muat semua. Dan ada bagasi untuk nyimpen senjata atau perlengkapan apapun di belakangnya.

Hal terserunya adalah, gue sering nonton dimana ketika si pemeran utama masuk mobil, lantas zombie-zombie itu langsung menyerang dan menghantam mobil sampai kacanya pecah. Ini bagian menariknya. Sebetulnya untuk mengatasi masalah itu, caranya simpel. Lo bisa lihat di video ini https://www.youtube.com/watch?v=iS8KXHBCimo

Jadi, berdasarkan tips video itu. Ambil deh bangku besi teralis yang bentuk kotak-kotak dan ada bolongan kecil itu. Lalu ambil lempengannya dan pantekan ke jendela mobil. Tips gue, mengoreksi video yang gue rekomendasikan. Nggak perlu ngebongkar kaca mobil yang udah ada, di pantek aja besi teralis itu. FYI, PANTEK SEMUA KACA JENDELA DENGAN TERALIS. Termasuk kaca belakang dan kaca depan. Pokoknya jangan sampe ada jalur masuk untuk si zombie. Jadi ketika mereka mulai mengepung, mereka nggak akan bisa menghantam kaca mobil lo, melainkan Cuma mengguncang2kan teralisnya aja. (note: pantek teralisnya sekencang mungkin, just to make sure).




Cari Teman Seperjuangan

Ini kalo simulasi wabah zombie dalam kepala gue, ketika zombie sudah menghabisi semua keluarga lo dan hanya tersisa elo untuk menyelamatkan diri. Maka carilah partner yang bisa diajak bekerja sama. Gesit, smart, dan kalo bisa good looking. Siapa tau sekalian jatuh cinta selama perjuangan kalian. Anyway, kalo gue ada di posisi Will Smith waktu di film I Am Legend, gue kayaknya lebih pilih bunuh diri aja deh. Punya temen seperjuangan bikin elo sadar bahwa elo nggak sendiri, atau kesepian. Jadi... carilah orang yang tepat.

Tentukan Basecamp Kalian

Udah punya mobil yang kece, perlengkapan penyelamatan siap, dan teman udah nyengir di samping lo. Satu hal yang pasti, lo enggak akan terus-terusan jalan-jalan dengan mobil lo. Itu tidak lebih aman karena lo pasti membutuhkan tempat untuk...

Well setelah gue pikir-pikir lagi, lo sebenarnya bisa hidup di dalam mobil. Ini nggak perlu-perlu banget ah.

Senjata Ideal

Kenapa pisau dimasukan ke dalam zombie survival-kit yang sudah gue bahas di atas, karena itu adalah salah satu senjata jarak dekat yang cukup ampuh untuk menghabisi zombie. Seperti berita yang pernah gue baca, lo harus merusak otaknya untuk menon-aktifkan zombie. Jadi gunakan pisau itu sebaik mungkin. Kedua, pistol. Cukup jelas kenapa benda ini sangat berguna, jangan lupa bawa peluru. Ketiga, Katana. Don’t even know how to get it, tapi menurut youtube, ini senjata yang sangat keren untuk bunuh zombie. Karena dengan gumpalan darahnya, kalo katana yang asli itu nggak akan pernah tumpul, dan susah rusak sekeras apapun benda yang ditebas.

Kapak, sebetulnya untuk senjata jarak dekat. Kapak ini lebih ideal daripada pisau. Karena dua sisinya bisa untuk menghantam kepala si zombie. Dan dipastikan ampuh selama lo kena sasaran.

Be Selfish


Tidak ada yang lebih penting daripada diri lo sendiri dalam momen seperti ini. Ini adalah inti dari seluruh poin di atas, bahwa lo pengen hidup. Kenapa lo berusaha untuk mempersiapkan diri. Tidak dengan keluarga, tidak dengan pacar, tidak dengan mantan. Keselamatan lo yang terutama. Anyway, jadi kalo lo punya temen seperjuangan, lalu dia sial dan kemakan sama zombie. Ya, so be it. Nggak perlu sok-sok heroik kayak di film. 1. Nggak ada yang bakal ngeshoot elo. Percuma, nggak masuk tivi. 2. Ketika temen lo terjebak, sudah ada kemungkinan besar dia kecakar atau apapun yang bikin dia terinfeksi. I mean... yaudah sih. Dengan lo berusaha berbalik dan menyelamatkan, sama aja elo menyiakan kematian dia.

There is No Home Sweet Home

Rumah adalah tempat paling berbahaya untuk bersembunyi. Dalam keadaan apapun. Terlalu banyak pintu dan jendela. Bahkan atap sebagai akses masuk si zombie. Ketika lo terpojok, ada kemungkinan lo nggak bisa lari lagi. Jadi, seperti inti yang gue dapet dari WWZ adalah, “You need to keep moving. Whatever happen, keep... moving.”

Hal Paling Pertama Untuk Dilakukan

Ini yang selalu muncul di bayangan gue, ketika gue terbangun dan ada zombie yang berkeliaran di sekeliling gue. Maka gue sudah menyiapkan simulasi berikut.

Satu, langsung menenagkan diri, menerima keadaan bahwa invasi zombie benar-benar terjadi.

Dua, memikirkan dimana survival-kit yang sudah lo siapkan. Lalu dengan sigap mengambil tas tersebut.

Tiga, raih senjata apapun yang bisa dipakai untuk (setidaknya) lo bisa meraih mobil (anti zombie) yang sudah disiapkan. Lebih baik kalo lo sudah menyiapkan pistol dan kapak seperti ide di atas. Atau kalau nggak ada, sebetulnya ada kendaraan lain yang paling ideal. Sepeda. You don’t need to be fast, because they are slow. Yang penting gesit dan peka sama sekitar.

Empat, Pokoknya cari cara untuk bisa dapet mobil anti zombie seperti yang gue ceritain di atas. Karena... karena itu ide paling keren dari semua ide penyelamatan diri dari invasi zombie.

Lima, kalau ketemu keluarga atau orang yang dikenal dan mencurigakan. Bunuh aja.

Enam, kalau ketemu musuh bebuyutan tapi belum jadi zombie... Manfaatkan. Kalo dia masih nyebelin dan nggak bisa diajak kerja sama... bunuh juga.

Tujuh, juga jangan ada napsu sedikitpun untuk ngejarah tempat-tempat semacam supermarket dan sebagainya. Itu tempat yang suka banyak zombie kalo di film. Cari lapangan luas atau tempat tinggi, sebelum memikirkan langkah selanjutnya.

Delapan, nggak mungkin seluruh kota udah jadi zombie. Pasti ada satu dua orang pintar yang seperti elo dan berhasil melewati pagi itu. Cari partner, two is better than one. Tiga adalah angka ideal untuk membentuk tim.

Sembilan, good luck and survive!

Betewe, kalo lo masih berpikir ini konyol... oke gue juga berpikir ini konyol. Tapi semua hal mungkin terjadi, dan menurut beberapa penelitian serta asumsi yang gue baca. Invasi zombie mungkin terjadi. Apalagi sekarang lagi marak-maraknya penyakit ebola. We’ll never know, rite? Silakan baca ini, http://guardianlv.com/2014/06/zombies-apocalypse-top-5-theories-that-it-can-actually-happen/

Sekian delapan tips cara menyelamatkan diri dari invasi zombie. Semoga bermanfaat untuk kalian semua.


Salam roti!

3 komentar:

Rika Priwantina mengatakan...

Hahahaha ikat kepala pun masuk list!

Aku sempet ngebahas soal tips bertahan dari zombie di kampus. Temen-temen aku juga tipsnya persis kayak gitu. Tapi aku beda. Waktu aku bilang, "Aku pasti nangis, ketakutan gitu, terus pas zombienya dateng, aku bakal diem, tutup mata dan baca-baca doa, biar kalo dimakan zombie aku masuk surga."

TERUS MASA AKU LANGSUNG DITINGGAL MAR :(((

Marisa Roti mengatakan...

YA KAMU PIKIR AJA SENDIRI KENAPA DITINGGAL.

*melengos lalu berjalan menjauh*

Sandhi Yudho mengatakan...

Musuh paling berat manusia sendiri seperti di film the walking dead, anarkisme dan hukum rimba.