Rabu, 27 Juli 2016

Mitha : The Absurd-est Human Being

Mitha itu...

Absurd.

Lukisan monalisa kalah sama dia. Dia itu, the absurdest to the highest level of human being.

Jadi untuk pembukaan, karena gue jarang sebut nama Mitha di blog gue, karena dia hina sejujurnya. Gue emang baru sering jalan sama dia sekitar dua semester belakangan ini. Karena dia komoditas yang menyenangkan (anak kosan yang ga protes kalo ditumpangin buat ngerjain tugas), suka dugem (bisa gue tanya-tanya soal dunia malam, in case of novel research atau biar gue bisa sok gaul aja kalo ngomong sama orang-orang), dan paling murah kalo diajak jalan. I mean, dia selalu bisa diajak jalan. Hahahahaha.

Di bawah ini adalah gambaran tentang kenajisan Mitha. So you guys, can picture how she really is, or who she really is in my life.

Singkatan yang Muncul Tiba-Tiba

Ceritanya, gue, Fardi, Imas, sama Mitha lagi jalan ke pasar lama. Ceritanya Mitha lagi sedih, mungkin ditinggalin cowok untuk kesekian kalinya, who knows? Anyway, kita jadi bahas mantannya Imas. Terus Mitha yang sepanjang obrolan kaya bengong sendiri, tiba-tiba sadar terus bilang...

“Sini, Mas. Sini.” Dia narik tangan Imas. “Saya nikahkan Imas dengan S***p.”

“Lah napa lo yang nikahin gue, Mit?”

“Iya, soalnya gue DPS.”

Gue bertiga bengong. DPS? What the hell is DPS?

“Ha, DPS apaan, Mit.”

“Iya, DPS. Dewan Perwakilan Su**p (nama mantan Imas).”

Gue curiga tuh anak bukan galau sebenernya, tapi lagi giting diem-diem di bawah meja.

Kata Kasar Inovatif

Let these pictures speak itself.


Titit kuda

Kaleng kambing

Tai Kertas Perca

Shemale... What the hell is this anyway?

Uler Kobra 1

Kobra 2

Kobra 3

Kapan nikah?
Ayat Kursi

Mitha punya ayat-ayat Al Quran yang ditempel di tembok di atas tvnya. Jadi kalo lo tiduran di ranjangnya dengan posisi yang tepat, lo bakal ngeliat tuh tempelan sebelum tidur dan sesudah bangun tidur.

“Gila, Mitha. Ada ayat-ayatnya kamarnya.”

“Iya... jadi kalo ada gebetan main ke kosan terus kita aneh-aneh, gue baca itu jadi khilaf kan. Langsung, ‘subahanallah kita nggak boleh gini’.”

Ditinggalin Cowok

Jadi, sekilas tentang kisah percintaan Mitha, Mitha ini ga pernah jadian sama gebetan-gebetannya. Biasanya abis diphp-in dikasih bunga pinggir jalan, abis itu cowoknya punya pacar lain. Lalu waktu kita lagi di GBK suatu malam, doi tiba-tiba bilang.

“Mar, kenapa ya, kisah percintaan gue gagal melulu. Gue tuh kayanya butuh cowok yang sama deh kaya gue, ga bisa yang normal.”

“Ha? Gimana maksudnya?”

“Iya, yang peak kaya gue. Biar nyambung.”

Finding Mitha

Masterpiece gue buat Mitha. Lalu bacalah komen2 dia di path.



Sekian.

Salam Roti!


2 komentar:

march flens mengatakan...

lucu lu be 2, eh klo sempet mampir sini ya, http://flens29.blogspot.co.id/2016/07/the-handmaiden-sebuah-adaptasi-novel.html
dtggu komentarnya

Steven Lim mengatakan...

Muhahaha, seru yak punya temen ga ada rem begitu, cari kemana yah, wkwkwk pengen punya satu juga