Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 April 2025

Pengepungan di Bukit Duri (2025 - Bukan Review Film)

"I never choose to be born in this country, I never choose to be different from you, guys."

Sabtu, 24 Juni 2023

Parcels dan Jungle

 LAGI.


Gue post LAGI.


Karena dulu gue sering share lagu-lagu yang lagi gue suka. Gue mau update dua band (grup musik?) yang gue lagi SUKA BANGET sekarang.

Selasa, 20 Desember 2022

Medi's Home

 Gue mau update sesuatu...


Jadi, berhubungan sama postingan gue di waktu lalu soal KPR, dimana gue kekeuh banget bilang, KPR bikin rugi! Jangan mau KPR nanti lo rugi kena bunganya! Nggak asik hidup dikejar-kejar cicilan kayak gitu!


Medi berargumen : lah kalo nggak KPR terus gimana gue bisa beli rumah?


Lah bener juga.


Kalo lo karyawan swasta yang gajinya mungkin masih 10-15 juta per bulan, nggak punya sumber pemasukan lainnya selain dari gaji pokok, ya... gimana caranya? (Ya jangan beli rumah dulu?!) Ya bisa nabung sih... kalo nabungnya udah dari SD, terus tiap dapet angpao shincia duitnya lo simpen semua.


Kamis, 26 September 2019

Yang Nyari Buku "Don't Tell Me Anything"

Gue mau info.

Dulu banget, gue pernah review novel (minjem hiks) thriller yang gue suka banget banget dan ditulis oleh Vasca Vannisa. Buku yang gue baca itu judulnya, "Don't Tell Me Anything". Udah lama banget sampe gue agak lupa ceritanya. Tapi bener-bener yang gue inget buku itu keren banget dan membekas sampe sekarang nuance depresifnya di otak gue. (Iya, tetep gue lupa ceritanya.)

Lalu banyak orang komen di kolom komentar kalau mereka penasaran dan pengen nyari buku itu tapi nggak ada.

Well, no worries!

Gue sudah kontak penulisnya tadi siang, dan nanya soal buku tersebut.

Jeng jeng jeng jeng (jeng jeng yang tidak membuat rasa antisipasi)

Kalian bisa order buku itu di...

Www.shiramedia.com

Dan dapet tandatangan penulisnya langsung. Jadi, bisa langsung kalian cek dan belanjakan.

Inget... jangan cari pdfpdf gratisan. Beli. Lagian kaga ada juga pdf gratisan udah gue cek.

(Hhhh. Hasrat pelit dan nggak mau rugi ini suka muncul).

https://shiramedia.com/book-author/vasca-vannisa/

Eh yang "Don't Tell Me Anything" baru akan publish sebulan lagi. Jadi sabar-sabar, ya.



Udah ah, cek sendiri aja.

Bye.

Salam Roti!

Sabtu, 13 Januari 2018

Site Inpsection : Surabaya (Sekalian Update)

So... It’s been a year and half since the first time I officialy become a property valuer.

Setelah sekian lama gue nggak update di sini, so I think this is the time to write more.

By the way, gue baru saja balik dari Surabaya kemarin malam dengan segala tragedi mimsan turun dari pesawat, dan supir taksi yang lupa ngasih struk (gue lupa nomor taksi dan nama supir. TAKSI BANDARA KE KOSAN 150 RIBU DAN GUE NGGAK BISA REINBURST KALO GA ADA STRUK SHIT!!).

Sabtu, 09 Juli 2016

The Alchemist, though

So... Di tengah balada yang dialami kebanyakan pengangguran (which is a state that I’m in right now) adalah memusingkan masa depan, apakah rencana sudah settle, apakah rencana yang sudah settle itu sudah yang terbaik, apakah yang dilakukan sekarang untuk rencana yang sudah settle dan entah itu adalah yang terbaik adalah hal yang tepat? Kata temen gue, “Sekali-kali ngobrol sama hati lo sendiri.”

Minggu, 12 Juni 2016

Procrastinators

I just found something interesting on youtube, a talk by Tim Urban for TedX. Very recommended for you to watch. He delivered it in a funny way, realistic examples, that we all experience in our everyday life. Espescially for an almost bachelor graduate like me. (F*ck).

https://www.youtube.com/watch?v=arj7oStGLkU

Anyway...

I procrastinate again.

Seharusnya gue liat analisis. Bukan buka youtube.

But. Fuck this.

P.s. Procrastinators start by the word "Pro"... HAH!

Salam Roti!

Minggu, 27 Maret 2016

Review: Miss Peregrine's Home for Peculiar Children - Ransom Riggs (2011)

I think I have to, must, write my opinion about this book here. Ada dua alasan, karena satu it left an uneasy feeling inside me after I’ve done. Dua, sebenernya karena alasan pertama aja, sih, tapi mungkin disebabkan karena open ending di halaman terakhir. Bukan titik, bukan akhir kisah. Semacam rasa gusar tapi bikin lo senyum lalu menutup cerita dengan rasa tidak ikhlas karena kisah karakternya harus berakhir. Anyway, gue menghabiskan buku ini dengan lantunan lagu dari playlist Billie Holiday, baru sadar that she’s an awesome singer. Baru sadar juga gue ada playlistnya bersandingan sama Frank Sinatra. (My favourite, Solitude and Just The Way You Look Tonight).

Selasa, 09 Februari 2016

Why Chivalry is Dead

If any of you who read this, know who Trevor Wesley is, then blessed your world. Dan anjir gue benci banget karena baru tau dia dari youtube beberapa jam lalu from one of his song Chivalry is Dead. His songs are really my muse.

Lalu gue download lagu-lagu lainnya. Dan favorit gue selain lagu tadi adalah Why. Dengan lantunan gitar dan piano. Geez, nothing can light up my mood better than this.

Trevor, you came into my life right in time I need you.

Anyway, satu lagi lagu favorit gue dari dia, Out on The Town. If you like an easy listening, soul-ish kind of song, then you might like it too. Give em a try, and you'll fall in love just like me.

Salam roti!

P.s. I might not be an ideal, outgoing, easy, person to hangout with. But I can be anything if you need me to. Things are getting weird, but I have Trevor tonight. So whatever.

Minggu, 17 Januari 2016

Review: Tribute to Adinia Wirasti

Caca selalu bilang sama gue bahwa ada dua kriteria penting untuk define apakah sebuah film itu bagus  atau enggak: 1. Script. 2. Jalan cerita. Gue bilang, gue ga percaya. Karena menurut gue apa yang membedakan film dan buku adalah visualisasi itu sendiri. Itu kenapa efek visual dan teknik cinematografi penting. “Iya, tapi sekeren apapun visualnya, kalo jalan ceritanya pada dasarnya emang jelek, film itu bakal jelek kan? Cinematografi itu Cuma masalah teknologi, Mar.”

Jumat, 19 Juni 2015

Rumah Louis

Untuk pengingat sedikit, gue anak planologi/tata kota/perencanaan kota/real estate. Semester ini ada tugas yang (sebetulnya) hal paling menarik dari tugas-tugas studio gue. In case lo bingung, planologi ada rangkaian mata kuliah studio dimulai dari semester tiga. Berhubungan sama tugas perkotaan, gue kurang ngerti gimana studionya anak arsitek, tapi kalo di jurusan gue, studio itu belajar tentang analisis masalah-masalah perkotaan, sampe semester ini. Gue masuk ke mata kuliah Studio Tapak.

Senin, 04 Mei 2015

Review: Whiplash (2014)

Just watched the most inspiring movie in my whole life. Mungkin karena dua alasan berikut. Satu, film ini tentang drum. Dua... satu alasan udah cukup sebetulnya. Gue bahkan nggak ngerti bagaimana mungkin rating film ini bisa Cuma 8.4 di IMDB. If it were me, gue akan kasih 10.00 untuk film ini. This movie is amazing!

Kamis, 23 April 2015

Upgrading

I met many great people in my class. Atau mungkin di jurusan gue. Entahlah, atau mungkin karena gue terjebak di gedung teknik yang liftnya selalu rusak satu. Gedung itu menabung banyak mahasiswa ambisius yang pinter-pinter. Kalo gue bisa, mungkin gue bakal ikutan nyanyi lagu dangdut, “Aku mah apa atuh...”

Senin, 23 Maret 2015

Curhat Slash Launching Buku

Sebenernya lagi nggak pengen-pengen amat update blog. Maksudnya nggak ada topik tertentu yang lagi pengen gue bahas malam ini. I’m simply experiencing menstruation melancholy syndrome. Nggak ada pemicu utama. Oh sorry, ada... ada pemicu utama gue ngetik ga jelas di sini. Soalnya lagi ada tugas, dan ga pengen banget ngerjain tugas. HAHAHAHA. Eh, tapi sekalian gue cerita launching kumcer "Kata Kota Kita" kemarin kali yes.

Senin, 23 Februari 2015

The Build Up - KoC

Ceritanya gue girang banget. Karena...

Baru download lagu-lagu KOC full 4 album. Iya gue nggak mau rugi, makanya nyari download yang gratis. Maha. Hahahaha. Anyway, gue emang suka banget lagu-lagu mereka. Bagi gue, semua orang memiliki cara untuk menemukan lagu yang jadi semacam “jodoh”nya. KOC ini salah satunya, karena gue agak kuper, nggak pernah dengar tentang mereka sama sekali. Sampe waktu lagi minta-minta lagu temen gue, gue nemuin dua lagunya yang Misread dan Home. Lalu gue langsung jatuh cinta.

Jumat, 09 Januari 2015

Review Film: Perfect Sense (2011)

Manusia. Emosi. Dan Indra.

Abaikan aja kalimat sok dramatis di atas. Tapi film ini tersangkut dengan tiga kata di atas. Dari awal hingga akhir film. Mengisahkan bagaimana dua orang bercinta di tengah epidemik yang mewabahi seluruh dunia.

Maksudnya, gue baru menyelesaikan film yang dibintangi oleh Eva Green dan Ewan McGregor ini. Jadi wajarin aja kalau gue merasa harus untuk membuka review ini dengan kalimat-kalimat macam itu.

Kamis, 09 Oktober 2014

TED IS A VIRGO!

Untuk beberapa dari elo yang suka dan sudah pernah nonton How I Met Your Mother, entah kenapa gue anjing-anjingan setiap nonton itu. Iyalah, gimana enggak. Hopeless romanticnya si Ted itu gue banget. Gue. Banget.

I mean, membutuhkan 8 season hanya untuk “Mencari soulmate di tengah kota besar seperti New York.” Dan dari sekian banyak cewek yang nyantol sama dia enggak pernah ada yang benar-benar nyantol sampai di season terakhir. WTF banget ya.

Maksudnya bukan hanya itu aja sih yang bikin gue ngerasa bahwa Ted dan gue itu bener-bener mirip.

  1. Ted suka ngoreksi kesalahan orang kalau ngomong. Entah pengejaan, dsb. And so do I, gue kesel banget kalo orang ngomong grammarnya salah. Di SMS ataupun ngomong secara langsung. Apalagi orang yang suka sok-sok ngomong inggris tapi grammarnya salah. Grammar gue berantakan, tapi kalo ada orang SMS yang grammarnya berantakan, gue akan gatel untuk searching di google dan kemudian membenarkan bahasa dia. Iya, sefanatik itu gue meskipun kalo nulis novel aja bikin editor mengumpat habis.
  2. We’re modest eventhough i thought we’re pretty fun.
  3. Visi gue dan Ted panjang. Sepanjang kali Ciliwung yang sering banjir. OMG banget deh, setiap kali si Ted bahas soal keluarga, rumah tangga, dan wanita impian (lalu mendapat sambutan jijik dari teman-temannya) I would like, “fuck you, Ted.”. (Yang dimaksud dengan “visi panjang” di sini adalah, kebanyakan ngimpi).
  4. Terlalu gampang menyimpulkan ketika kita suka/tidak suka kepada seseorang. Our judgement mostly wrong. Seperti ketika Ted segitu gampangnya bilang “I love you” ke satu cewek dan sebetulnya dia sama sekali belum menyadari bahwa perasaannya masih dan akan untuk Robin aja. Judgement kita nggak bisa dipercaya bahkan ketika itu menyangkut perasaan sendiri.
  5. He’s romantic in a modest, cliche, yet unique way. Romantisnya secara verbal, bisa buat orang langsung nyaman. Atau hal-hal umum seperti bunga dan dinner. Samanya kayak gue... ya... gitulah.
  6. Gampang excited akan sesuatu, tapi gampang juga malasnya. Setiap Ted dan teman-temannya berkumpul di Bar, dia sering banget sekonyong-konyong ngomong tentang sesuatu yang bikin dia excited lantas nggak ada kelanjutannya lagi.


Sebetulnya tujuan gue nulis ini di blog adalah:

Despite rumor semacam apa yang sudah lo temukan di blog tentang zodiak Ted, I’ll let you know that... 

TED ITU VIRGO BUKAN TAURUS!

DIA. ITU. VIRGO!

SAMA KAYAK GUE.

P.s. satu lagi info yang mungkin berguna buat lo, Robin itu Leo. Really, she’s a Leo. Suka hal baru, travelling, takut komitmen, ego-centric, tapi lovely. Entah kenapa, Virgo sering jatuh untuk Leo. Percaya sama gue, Robin itu Leo.


Salam Roti!

Rabu, 14 Mei 2014

Teaser Novel Badut Oyen

Awkay, here’s the thing. TEASER NOVEL BADUT OYEN GUE UDAH JADI! Hahahahaha. Jadi, setelah mengorbankan teman-teman kelompok stupro gue (@reskypraf @thomasadiw @anggyai dan Rizky Adhadian) *dan beberapa kali pernah gue bongkar aibnya di sini* untuk ikut ke rumah bokap yang jadi setting pembuatan video, akhirnya hasil kerja keras kita jadi juga.

Karena takdir yang bikin gue kenalan sama Revin Palung (@yohrv) salah satu temen SMA yang merupakan anak perfilm-an IKJ, tercetuslah ide untuk bikin video teaser final Novel Badut Oyen. Ada Juvendi, temen SMA yang ahli di bidang fotografi. Akhirnya gue meminta bantuan mereka semua untuk pembuatan video ini, dan bisa langsung lo cek di sini:


Gue udah pernah bahas soal Badut Oyen yang ide ceritanya dari Clara Ng ini di post sebelumnya. Anyway, setelah nonton, silakan tinggalin komen ya. Whether you like the video or not! Hahahaha


Salam Roti!

Jumat, 09 Mei 2014

Songs Do Bring Memories

Gue selalu berpikir setiap lagu mampu merekam kenangan tertentu. Maksudnya, meskipun gue sendiri gak ngerti gimana pikiran manusia bekerja, tapi kadang waktu lo denger satu lagu, lo akan teringat momen tertentu. Lagu liburan, lagu kasmaran. Terutama ketika lagu itu ngasih kenangan yang kuat buat elo. Secara perasaan, pendengaran, penciuman, dan sebagainya.

Jumat, 02 Mei 2014

Review: Amazing Spider-Man 2 (Very Gay One!)

Err, abaikan dulu judul di atas. Karena sebelum gue menjelaskan apa makna dari Very Gay itu, gue mau ngereview tentang Amazing Spider-Man 2 yang gue tonton barusan sama cici gue. Anyway, iya. Seharusnya gue ngerjain tugas sekarang ini, tapi godaan untuk ngeluarin uneg-uneg setelah nonton film ini terlalu besar untuk diabaikan.