Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Juni 2023

Cina yang Hilang

 Kelamaan tinggal di Jaksel, gue ngerasa cina gue makin ilang. Sekarang gue tinggal di Depok, makin-makin gue ngerasa cina gue mulai ilang sepenuhnya.


Jadi gini, berdasarkan shio dan tanggal lahir gue, secara fengshui gue memang lebih hoki di arah Timur dan Selatan. Contoh, kalo gue beli rumah, posisi untuk hal-hal krusial seperti arah pintu utama, arah pintu kamar, arah kepala gue tidur, itu harus ke arah yang secara fengshui memang sesuai sama elemen tubuh gue. 

Sabtu, 26 Desember 2020

The Haunting of Kosan Baru

Merry Christmas untuk semua teman-teman yang merayakan!

Semoga semua yang baca blog ini dalam keadaan sehat, dan nggak sok ide memutuskan untuk travelling jauh-jauh memanfaatkan momen libur panjang. Stay home and stay safe people! Tapi kalo mo liburan yaudah sih, asal tetap patuh protokol.

Salah satu anggota keluarga gue ada yang positif Covid, dan baru dengar kabarnya dua hari lalu. Mengalami gejala yang (sepengalaman gue denger cerita orang-orang yang gue kenal), kayanya covid banget ; hilang indera penciuman, dibarengi dengan pilek, dan berangsur indera pengecap juga ikut hilang. Semoga cepat sembuh.

Anyway, gue ingin cerita sesuatu yang nggak terkait dengan Covid-19.

Yaitu tentang kosan baru gue dan Medi.

Jadi kami baru pindah ke kosan ini di bulan September kemarin. Setelah memutuskan pindah dari kosan yang udah 3 tahun kita tempati (mon maap itu Kasur lebarnya hanya 120 cm, gue kalo tidur berdua ama Medi mesti nyamping baru muat).

Selasa, 27 Agustus 2019

Stereotip Sipit


Sebenernya gue mau nulis tentang ini (me-refer ke postingan sebelumnya).

Tentang gimana stereotip lingkungan tentang orang chinese kayak gue bisa menguntungkan gue pada akhirnya. Semua jadi serba gampang karena gue “cina”.

Gue baru bener-bener ngerasain privilege ini sejak gue kuliah, pun belum kerasa banget, karena kampus gue ya balik lagi, isinya mayoritas chinese semua, meskipun jurusan gue enggak. Ini bener-bener kerasa sejak gue ngkos dan keluar dari lingkungan Jakara Utara gue. Yang sebetulnya gue sempet kaget karena bener-bener sepandangan mata gue susah banget nemuin orang yang sipit. Di mall, di warung, di apotek, di jalan, di tempat makan. Sekarang gue kalo ke kokas (dulu mainnya cepe mulu, sekarang kokas), terus ketemu chinese, gue langsung noel Medi. Terus Medi bakal,  “Eh tuh sejenis lu.” Biasa digituin. Berasa kayak singkong gue ada jenisnya.

Minggu, 20 Januari 2019

Your (My) Own Version


I am 24 years old. 25 years old this year, and I have lived these past 3 years for not being myself. I am not me. I am not the best version of me. I am boring.

Setelah melalui awal umur 20an, ada banyak event penting yang terjadi di hidup gue. Bokap gue meninggal ketika gue berumur 22 tahun, pada momen skripsi, yang meyakinkan diri gue bahwa, gue harus menjalani hidup gue dengan benar setelah bokap gue nggak ada. (bukan berarti sebelum itu hidup gue nggak bener), to be on track I mean, to make his dream comes true. No pressure or anything, but I did promise him that I will be something big. I will make my life great, I will survive on my own and be successful.

Senin, 10 Desember 2018

Tes Ginjal


Hari ini gue seharusnya kerja. Tapi gue ijin dengan berat hati karena pinggang nggak mau berkompromi. Badan nggak bisa bangun dan gerak dikit pinggang gue rasanya mau patah. Penyakit pinggang ini sebetulnya udah kerasa dari bulan Oktober kemarin, lalu gue diemin aja. Pikir gue, entar jg ilang sendiri. Ternyata tidak. Sekitar 3 hari lalu sakitnya makin parah, gue nggak bisa bangun ataupun duduk tanpa meringis sakit.

Senin, 19 Maret 2018

Multitask


Waktu kecil dulu, gue sering banget dilempar remot atau tutup pulpen, abis itu gue denger orang rumah teriakin nama gue sambil marah-marah. Gue sering dikatain budeg. Apalagi sejak gue SMP gue punya hape dan sering pake headset denger lagu, makin kuatlah asumsi orang-orang kalo gue itu beneran budeg gara-gara suka dengerin headset.

Sabtu, 13 Januari 2018

Site Inpsection : Surabaya (Sekalian Update)

So... It’s been a year and half since the first time I officialy become a property valuer.

Setelah sekian lama gue nggak update di sini, so I think this is the time to write more.

By the way, gue baru saja balik dari Surabaya kemarin malam dengan segala tragedi mimsan turun dari pesawat, dan supir taksi yang lupa ngasih struk (gue lupa nomor taksi dan nama supir. TAKSI BANDARA KE KOSAN 150 RIBU DAN GUE NGGAK BISA REINBURST KALO GA ADA STRUK SHIT!!).

Minggu, 25 Juni 2017

No Choice

When we were kids, we have no choice but to go to school - well some of us. It's a good kind of "no choice" though. Karena pendidikan itu penting dan menentukan masa depan. Hmn. Sekolah juga lingkungan dimana kita mengembangkan karakter dan menemukan diri kita sendiri.

Selasa, 30 Mei 2017

Ngekos

Hingga hari ini, sudah terhitung 9 kali gue bayar uang kosan. Yang mana berarti udah 9 bulan gue ngekos. Things are simpler karena gue udah kerja dan bukan anak kuliahan. Jadi maksudnya gue punya gaji sendiri untuk biaya hidup gue sendiri. Ya emang sebetulnya cukup banget sih. Dasar guenya aja boros, jadi keabisan terus tiap bulan. Salahkan tokopedia dan ayam goreng bang aswin yang enak banget itu. Hmn, salahkan gue yang suka makan malem dan jajan malem juga!

Ada beberapa perubahan signifikan yang gue rasakan semenjak ngekos ini, berikut diantaranya: