Tampilkan postingan dengan label kantor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kantor. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 September 2024

Turning 30s

Kalau post gue sebelumnya “Welcoming 30s”, now I’m officially turning 30s. And I will close my 20s with this special post.

Journey in 20s, was a roller coaster.

Tapi gue merasa, semua yang udah terjadi dan apa yang gue alami, itu yang bikin gue jadi kayak sekarang. Gue merasa banyak banget hal yang ngubah cara pikir gue, cara komunikasi gue, dan yang paling signifikan adalah bagaimana cara gue konek dengan orang lain.

Gue sangat bersyukur bisa menutup cerita hidup gue di kepala 2, seperti hari ini.

Dan perasaan bersyukur ini nggak akan ada tanpa orang-orang yang akan gue certain di sini hari ini. Jadi post ini special untuk kelen ya ges ya, karena mungkin tanpa kalian, gue nggak akan bisa menyambut umur 30 dengan perasaan senang seperti sekarang. These are my people.

Jumat, 23 Juni 2023

Rediscover

This blog is.. what.. 13 years old? Gue inget banget mulai nulis blog ini dari tahun 2010 waktu umur gue masih 14 tahun, karena (lagi-lagi, selalu gue ceritakan), pada saat itu senior yang gue suka banget di sekolah punya blog di friendster. Motivasi gue nulis blog cuman satu ; supaya bisa ngobrol sama senior gue lalu ada topik karena gue juga lagi nulis blog, nih. Belajar dari elo.


Keputusan yang sangat gue syukuri seumur hidup gue. This blog helps me to go through everything in my life. Gue melewati masa remaja gue, menemukan diri gue sendiri melalui tulisan-tulisan gue di blog. Dan setiap kali, setiap kali gue melewati suatu fase tertentu dalam hidup gue, gue bisa selalu ke sini menemukan kembali diri gue yang hilang.

Sabtu, 12 September 2020

Beli Rumah Di Bawah Umur 30 Tahun? KPR Banget?

Kebanyakan nulis report kerjaan, bikin tangan kaku nge-blog.

Gue dari kemarin pengen banget nulis blog tentang topic yang berhubungan ama hidup gue sekarang, atau berhubungan sama properti. Tiap mau ngetik di blog, “Gue pengen ngasih pendapat soal...” yang keketik malah, “Terkait kondisi yang terjadi saat ini, maka konsultan menyarankan….”

Rrrrrr.

Jadi untuk nulis satu paragraf di atas, gue udah menghabiskan 30 menit dalam hidup gue.

Baiklah, supaya kebiasaan nulis report dan keinginan gue nulis blog bisa bersatu padu dan berharmoni, gue mau bahas soal properti aja. (properti, huruf kecil. GA USAH HURUF GEDE KAYA DI LAPORAN MARISA!).

Barusan gue nonton youtube dari salah satu channel arsitektur di Indonesia. Kebetulan pada saat itu dia bahas topic soal beli rumah di bawah umur 30. Lalu gue penasaran, tips and trick seperti apa nih yang mau dia kasih untuk orang-orang seperti gue yang mau beli rumah.

Lagi-lagi… solusi lo punya rumah di bawah umur 30 tahun cuman satu : KPR.

Minggu, 20 Januari 2019

Your (My) Own Version


I am 24 years old. 25 years old this year, and I have lived these past 3 years for not being myself. I am not me. I am not the best version of me. I am boring.

Setelah melalui awal umur 20an, ada banyak event penting yang terjadi di hidup gue. Bokap gue meninggal ketika gue berumur 22 tahun, pada momen skripsi, yang meyakinkan diri gue bahwa, gue harus menjalani hidup gue dengan benar setelah bokap gue nggak ada. (bukan berarti sebelum itu hidup gue nggak bener), to be on track I mean, to make his dream comes true. No pressure or anything, but I did promise him that I will be something big. I will make my life great, I will survive on my own and be successful.

Senin, 10 Desember 2018

Tes Ginjal


Hari ini gue seharusnya kerja. Tapi gue ijin dengan berat hati karena pinggang nggak mau berkompromi. Badan nggak bisa bangun dan gerak dikit pinggang gue rasanya mau patah. Penyakit pinggang ini sebetulnya udah kerasa dari bulan Oktober kemarin, lalu gue diemin aja. Pikir gue, entar jg ilang sendiri. Ternyata tidak. Sekitar 3 hari lalu sakitnya makin parah, gue nggak bisa bangun ataupun duduk tanpa meringis sakit.

Minggu, 10 Juni 2018

Olahraga Hari Ini


I was about to write about my holiday to Pontianak last month. Bareng Medi. Semua isinya tentang makanan, lalu gue tiba-tiba bosan di tengah artikel, lalu gue mikir, “Ah, udahlah. Males lanjutin nulisnya. Jadi nggak menarik lagi.”

Senin, 19 Maret 2018

Multitask


Waktu kecil dulu, gue sering banget dilempar remot atau tutup pulpen, abis itu gue denger orang rumah teriakin nama gue sambil marah-marah. Gue sering dikatain budeg. Apalagi sejak gue SMP gue punya hape dan sering pake headset denger lagu, makin kuatlah asumsi orang-orang kalo gue itu beneran budeg gara-gara suka dengerin headset.

Kamis, 22 Februari 2018

Resign

Selama ini gue mikir begini : my first job would be another place for me to learn, study, and a place for self improvement.

Sabtu, 13 Januari 2018

Site Inpsection : Surabaya (Sekalian Update)

So... It’s been a year and half since the first time I officialy become a property valuer.

Setelah sekian lama gue nggak update di sini, so I think this is the time to write more.

By the way, gue baru saja balik dari Surabaya kemarin malam dengan segala tragedi mimsan turun dari pesawat, dan supir taksi yang lupa ngasih struk (gue lupa nomor taksi dan nama supir. TAKSI BANDARA KE KOSAN 150 RIBU DAN GUE NGGAK BISA REINBURST KALO GA ADA STRUK SHIT!!).

Jumat, 14 April 2017

Work Life, People

My job need a detail, on schedule, dicipline, precise, consistent people. Which  is not me at all. Turns out ini jadi sedikit tantangan buat gue dalam menghadapi pekerjaan gue sendiri. The weird stuff is, I enjoy my job. I enjoy the challenge. I’m not saying be a property valuer is my passion. It’s not precisely so. Karena somehow, gue tetap craving aktivitas-aktivitas yang gue katakan sebagai passion gue dalam keseharian gue. Seperti nulis dan nyanyi. Yah dan sejenisnyalah. People say my job is boring.

Rabu, 30 November 2016

Bapak-Bapak Me Time

Setiap kali liat bapak-bapak nongkrong di dunkin atau sevel sambil ngerokok dan main hape, jujur aja gue suka nyinyir. I mean. What the hell are you doing here, bapak-bapak? Tidakkah anda punya anak dan istri di rumah?

Anyway, barusan gue jadi stereotip bapak-bapak yang gue bahas di atas. Ini gara-gara gue bete banget nungguin gojek dari jam setengah 6 sampe jam setengah 7 ga dateng-dateng, taunya di cancel. Akhirnya gue hijrah ke sevel deket kantor gue. Oh how... Comforting. Gue baru sadar, bapak-bapak itu cuma butuh me time.

Minggu, 06 November 2016

Slow Down

Well, I’m a mess.

So unorganized, so dirty like a pig, and so... impulsive.

Like, everything has to be done in a rush. Gue terlalu mengimplementasikan, “Ayo cepet, cepet.” Di segala aspek hidup gue. Makan, kerja, mikir. I need to slow down a little and see things through. Because when I move fast, when I try to be fast, I tend to make mistake. I tend to be unorganized and messy. So..

Rabu, 19 Oktober 2016

Pengen Sombong

Okay. Life as a young executive. So let me update it here.

First of all, gue sangat suka… sangat, sangat suka, tempat perusahaan gue bekerja. This is what I tell to all of my friends. Bahwa untuk memutuskan bekerja dan berkomitmen di suatu tempat, lo harus berdasarkan tiga hal berikut ini:

  1. Tempat kerja itu bisa bikin lo nyaman
  2. Lo bisa memberikan potensi terbaik lo bagi tempat kerja lo
  3. Lo bisa belajar banyak dari tempat kerja lo.