Gue kontemplasi beberapa hari ini. Tentang happiness.
Sebagai orang yang merasa logis dan terlatih untuk repressed perasaan dari gue kecil, atau what they usually say, “Duh, ga usah terlalu dirasa-rasa, lama-lama jadi aneh lu.”, gue nggak ngerti konsep yang abstrak seperti “rasa” atau “emosi”.