Situation changed. In a way I always hope it should be. In a
slow-paced, controlled, and stable way. Transisi dari anak kuliahan,
pengangguran, dan mendapat gaji kedua gue beberapa hari lalu. Things changed.
Kadang bukan Cuma tanggung jawab besar yang ada di depan mata, but more
about... what can I do more for my future.
Rabu, 28 September 2016
Minggu, 04 September 2016
Stupid and Restless
If anyone remember about caca, salah satu temen kuliah gue yang pernah gue bahas waktu awal semester satu, yang gue kagumin banget karena kepintarannya itu. You know... she is a really good brainstorming friend. Really, really, really good one. She knows everything. Like... everything. She has thought and perception about what she knows also. Which make us a really good discussion team.
So people, be stupid and restless forever.
Salam Roti!
Sabtu, 03 September 2016
Insecurities
Insecurity itu satu kata yang sangat familier buat gue.
Despite akan terdengar membosankan dan klise (karena please, I talk about it
very, very, often), lately gue punya pandangan baru, ya ga baru-baru banget
mungkin. Like gue udah tau dampak dari rasa insecure adalah begini dan begitu.
But, I see it now. Gue melihat itu terjadi dalam kehidupan nyata, pada
pengalaman teman-teman gue. Soal pacar mereka, soal karir mereka, soal hidup
mereka.
Label:
adult,
agak agak ga jelas,
baru,
bimbang,
cewek,
friendship,
karir
Sabtu, 13 Agustus 2016
Andry Antoni
Andry: “Kalian tau kasus presiden Brazil ga sih? Yang
ditendang sama wakil presidennya padahal udah 12 tahun menjabat bareng.”
Antoni: “Udah pada tau soal OBOR yang mau dibuat China? One
Belt One Road, jadi dia mau bikin jalur sutra perdagangan nyatuin beberapa
negara pake infrastruktur buat ningkatin perekonomian negara dia.”
*Melirik Andry dan Antoni bergantian sambil senyum idiot*
Marisa: “Eh.. umn... apa ya. Kalian tau kan klitoris apaan?
Kalo bukkake? Itu yang cewe jepang rame-rame digitu-gituin? Itu...”
Come on Marisa!
More Daily news website and less japan adult video, please?!
Anyway, if you want me to be honest? Mereka berdua adalah
teman yang akan gue simpen selamanya. Yang akan jadi temen sharing dan
brainstorming sampe ketika kita udah mantep dengan karir dan puncak kehidupan
masing-masing. Mungkin nanti kita mulai bahas politik illuminati yang mulai
menguasai dunia, who knows? Who knowwws??? Illuminati itu ada ya know. Meskipun
kata Caca perkara brexit jauh lebih penting daripada eksistensi organisasi
mistis itu.
Kita selalu mengadakan percakapan intens, sampe
kadang-kadang gue suka diginiin kalo share soal ini, “Weh, Mar. Itu nongkrong
apa seminar?”
“Bukan ego, lagi forum debat.”
Biasanya gue sama Antoni paling sengit. Di sini gue mengakui
kelemahan gue yang sok tau dan kurang akurat mengolah fakta. Gue suka lupa
detil-detil penting fakta, mungkin kalo gue jadi Otto Hasibuan, Jessica udah
dipenjara sekarang gara-gara gue salah ngomong.
While Antoni penggemar berita, gue nggak tau tuh anak sejak
kapan jadi suka baca berita, sejak kapan juga pengetahuannya jadi seluas itu.
But it’s impressive. Antoni orang yang idealis juga, you know what. I hate
idealist people. They’re stubborn and cling to their thought very very
intensely. Well, orang-orang itu sangat fun diajak debat sampe gue bisa nemuin
kesalahan dari pernyataan-pernyataan gue dan gue akan dapet banyak pemahaman
baru.
Yesterday was just fun! And thoughtful.
Because there are many, many, things in the world yang
sangat penting dan menarik dan mungkin nggak gue tau. Mereka, membantu gue
ngeliat itu, mengetahui itu. Ya, jujur aja, bacaan gue selama ini kan Cuma
sampe novel romance atau horor, bukan buku-buku non-fiksi yang setiap
kalimatnya harus gue pikir atau search di google translate. Jadi this kind of
meeting is very important for me.
Salam Roti!
Label:
agak agak ga jelas,
aksesoris cowok,
baru,
cita-cita,
friendship,
karir
Jumat, 05 Agustus 2016
Too Bored to Exist
That moment when you feel like shit *ngunyah permen biar
semangat*
Everything seems like an eternity of boredom. Gebetan yang
lagi lo incar, ngebosenin. Kopi yang lo minum, ngebosenin. Video yang lo
tonton, I’ve watched it a hunderd times already. Buku yang lo baca, too bored
to read a book. Temen chat yang biasa, ahhh ngebosenin. Ketemu temen? Harus
ngirit. Kan sekarang gayanya kalo ketemu di coffeeshop secangkir 50 ribu. Gue
harus bertahan hidup tanpa minta sampe kerja dan dapet gaji sendiri.
Biasanya di momen kaya gini, I become an annoying person.
Ngomenin semua status orang di IG, nge-like foto semua orang, satu-satunya hal
menyenangkan yang gue lakukan adalah membayangkan gue ada di bathtub
berhamburan uang cepecengan. Iya memang semurah itu gue. Hanya seharga uang.
But it’s an awesome fantasy though. Lebih awesome daripada bengong jorok.
Maybe I need a gun to be pointed toward my throat, so I'll be grateful to have such a life. *pasca nonton Fight Club*
P.s. Baru nyadar. Seumur hidup gue belum pernah tidur di atas rumput. How does it feel?
Salam Roti!
Senin, 01 Agustus 2016
"Nggak Tau"
Bayangkan lo terlibat dalam sebuah percakapan yang seru di
satu pesta, or anything that’s boring, seperti seminar “Penanggulangan Limbah
Tai Kucing dengan Mengubah Karakteristik Sosial Penduduk Jakarta” (Jayus, but
it sounds academic enough right?), dengan kumpulan para profesional dan
akademisi di dalamnya, you’re feeling good, and smart enough to keep up with
their topic. Then, suddenly, salah satunya melayangkan pertanyaan yang tidak lo
tahu jawabannya. Iya, di tengah-tengah orang pinter yang tau segalanya.
Kamis, 28 Juli 2016
Rabu, 27 Juli 2016
Mitha : The Absurd-est Human Being
Mitha itu...
Absurd.
Lukisan monalisa kalah sama dia. Dia itu, the absurdest to
the highest level of human being.
Jadi untuk pembukaan, karena gue jarang sebut nama Mitha di
blog gue, karena dia hina sejujurnya. Gue emang baru sering jalan sama dia
sekitar dua semester belakangan ini. Karena dia komoditas yang menyenangkan
(anak kosan yang ga protes kalo ditumpangin buat ngerjain tugas), suka dugem
(bisa gue tanya-tanya soal dunia malam, in case of novel research atau biar gue
bisa sok gaul aja kalo ngomong sama orang-orang), dan paling murah kalo diajak
jalan. I mean, dia selalu bisa diajak jalan. Hahahahaha.
Label:
agak agak ga jelas,
baru,
cewek,
friendship,
kampus,
Remaja
Minggu, 17 Juli 2016
Language(s)
Waktu itu gue lagi di dalam transjakarta. Lupa mau kemana.
Tepat di sebelah gue ada dua orang, satu orang indonesia, dan satu bule. Mereka
kayanya mau ke museum-museum di Jakarta (tapi gue beneran nggak inget waktu itu
gue mau kemana). Gue rasa peran si orang Indonesia ini semacam guide untuk si
bule itu. Dan waktu gue nengok, ternyata ada sekitar 3 bule dengan 3 orang
Indonesia dan mereka saling kenal.
Senin, 11 Juli 2016
Enjoy, shall we?
Good books, bad books. Thrilling movies, boring movies. Who
am i to judge? Not a critic, nor a professional editor. What I know is, whether
I like them or not.
Ini sebetulnya pernyataan gue tentang subjektifitas gue
ketika menilai beberapa hal. Karena buku dan film untuk dinikmati, bukan untuk
dianalisis. Anyway, penilaian buku itu layak disukai atau enggak nggak selalu
karena embel-embel “International Bestseller”, meskipun bisa jadi salah satu
acuan bahwa buku itu disukain banyak orang.
Individu punya kriteria masing-masing untuk memutuskan
mereka suka atau enggak sama hal tersebut. Pengalaman pribadi, impian, sudut
pandang, genree, bahkan aktor dan artis yang berperan. Laku keras bukan berarti
kita suka, nggak laku bukan berarti kita nggak suka. Even the worst books you
have ever encountered, if it tells about your life, you will somehow intrigued
by it.
Random thoughts.
Intinya, we love books and movies, so let’s enjoy it the way
it’s suppose to be enjoyed.
Salam Roti!
Label:
agak agak ga jelas,
baru,
bimbang,
book,
film
Langganan:
Postingan (Atom)





